Sisa-sisa Kaum Tsamud

kaum yang diazab

Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikam kamu pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum ‘Aad dan memberikan tempat bagimu di bumi. kamu dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah; Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat kerusakan. (al a’raf: 74)

Bekas-bekas kaum tsamud masih bisa dilihat dan dijadikan pelajaran. Sisa kejayaannya bias ditunjukkan denag pahatan pahatan mereka di gunung2 batu. Diantarannya terdapat 132 kamar dan kuburan. Tempat ini terletak sekitar 440 km di sebelah utara madinah. Umat ini diperkirakan hidup pada 220 SM hingga abad 200M(abad ke 2). Peninggalan yang masih bisa dilihat adalah pahatan dan ukiran pada tembok, menara, serta sejumlah saluran air dan bak2 air.

Selain itu arkeolog juga menemukan batu bata rumah warga yang dianggap sbg sisa umat nabi shaleh sekitar 440 km arah utara madinah dan berbatasan dengn yordania. Kaum in dihancurkan karena mendustakan dakwah yg dibawa oleh nabi shalih. Azb yg ditimpakan diabadikan dlm Al-Qur’an   :

67.  Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya,

68.  Seolah-olah mereka belum pernah berdiam[728] di tempat itu. Ingatlah, Sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud. ( hud 67-68)

[728]  demikian cepatnya mereka dihancurkan oleh guntur itu, sehingga mereka hancur lebur oleh guntur itu, tanpa bekas, seakan-akan mereka tidak pernah ada.

Kehebatan yang dilakukan kaum tsamud dlm bid teknologi, perdagagangan dan keduniawian bila tdk diarengi dengn teqwa maka akan mendaangkan azab dari Allah. Semoga kaum tsamud biasa kita ambil ibrohny bahwa setinggi apapun kita menciptakan teknologi dan karya2 keduniawian kita harus tetap bertaqwa dgn sebenar-benarnya taqwa kpd Allah SWT.

About these ads

Satu gagasan untuk “Sisa-sisa Kaum Tsamud

  1. Sebetulnya dunia memang tempat untuk menguji iman kita,selama kita sadar bahwa dunia bukan tujuan dan kepada Allah kita akan kembali,pasti azab tidak akan ditimpakan sebegitu dahsyatnya,seperti hal diatas.Allah sebenarnya sangat Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s